Protes Perbudakan, Massa Buruh Datangi Rumah Pemilik Pabrik

TANGERANG, KOMPAS.com — Massa buruh gabungan dari SBSI, FSP TSK, dan GSBI, Senin (6/5/2013), memprotes perbudakan yang dilakukan di sebuah pabrik kuali di Kampung Bayur Opak RT 003 RW 06, Kelurahan Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.

Mereka mendatangi kediaman pemilik pabrik kuali tersebut, Yuki Irawan, dan merusak pintu pagar rumahnya.

“Pemilik rumah ini biadab! Dia tak patut dilindungi hukum!” teriak Gandi, salah satu buruh.

Aksi buruh tersebut merupakan bentuk solidaritas mereka terhadap 34 buruh pabrik kuali yang mengalami penyiksaan selama bekerja untuk Yuki.

Buruh coba merangsek rumah milik Yuki Irawan yang terletak persis di samping pabrik kuali. Namun, mereka dihalangi petugas polisi sehingga hanya bisa merobohkan pagar rumah.

Setelah puas merobohkan pagar, para buruh bergerak ke Kantor Lurah Lebak Wangi. Namun, Lurah Mursan yang dicari tidak ada di tempat. Mursan adalah adik ipar dari Yuki Irawan yang diduga turut terlibat dalam kasus tersebut dengan memberikan surat izin usaha.

Massa buruh masih mencoba mencari Mursan di rumahnya Kampung Bayur Rawa Bambu RT 005 RW 010, Kelurahan Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang. Buruh juga merusak pintu pagar rumah Mursan.(Valentino Verry)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s