FORMULASI MASALAH

Masalah Penelitian    :

  • Bagiamana caranya menentujkan masalah penelitian ?
  • Bagaimana untuk menentukan variabel dalam penelitian ?

 Kriteria Masalah Penelitian :

  • Menggambarkan hubungan antara dua atau lebih variable.
  • Sebaiknya dalam bentuk pertanyaan agar lebih fokus untuk mengarahkan jawaban pertanyaan penelitian.
  • Memerlukan pengujian secara empirik. Pengujian empirik berarti bahwa pemecahannya dilandasi oleh bukti-bukti empirik yang diperoleh dari lapangan dengan mengumpulkan data yang relevan.

Kelayakan Masalah Penelitian        :

  • Masalah perlu dipecahkan melalui penelitian lapangan , ARTINYA:
  • Kebermaknaan (signifikansi)
  • Keaslian (orignalitas)
  • Kelayakan untuk dilaksanakan (managable problem)
  • Tentang keberanian peneliti
  • Tentang minat peneliti
  • Masalah yang dipilih harus diseleksi dari informasi, pengalaman 2, teori yang relevan.

 Perumusan Masalah :

  • Harus dirumuskan secara spesifik , gambaran lebih fokus arah pemecahannya.erlu diawali dengan gambaran yang lebih konprehensif dan makro .
  • Perumusan masalah dirumuskan secara operasional agar mudah diamati dan diukur indicator – indicator.
  • Dirumuskan dalam pernyataan deklaratif atau dalam bentuk kalimat pertanyan.
  • Dirumuskan dengan kalimat yang sederhana, pendek, dan padat, dan mencerminkan inti masalah yang diajukan.
  • Memiliki landasan rasional dan argumentasi yang jelas, sehingga dapat meyakinkan pihak-pihak lain untuk menerimanya.

 Sumber Masalah Penelitian       :

  • Hasil Kajian Pustaka .
  • Hasil diskusi debafb sejawat dan kolega.
  • Dapat diperoleh dari lapangan .
  • Pengalaman pribadi.
  • Media massa / Tekonologi.
     
       
     
       

Variabel Penelitian    : 

  Variabel Wiersma     :

  • Constan

Obyek penelitian sifatnya tetap.

  • Variable

Obyek penelitian yang sifatnya menunjukkan adanya variasi atau perbedaan di antara individu yang diteliti.

Apa yang dimaksud Variabel?

  • menunjuk pada Concept / Construc = ide sentral dari sesuatu yang memerlukan penjelasan (explanation). Perlu difinisi untuk dimngerti ide sentralnya. Misal: agresi, kecemasan dll.
  • Berarti suatu gejala atau obyek penelitian yang memiliki perbedaan nilai atau tingjkatan . Misal: sikap, intelengia , prestasi belajar, solidaritas sosial dll
  • Gejala penelitain yang menunjuk adanya variasi-variasi.

Variabel (1)

  • Catagorical variable = Bersifat deskrit .
  • •Contoh: laki/perempuan, agama, pendidikan.
    • Measured variable=Sifatnya dapat diukur, setelah ditetapkan indikator2 sec.jelas
    • •Misal: berat badan, tinggi badan, lama belajar, efektivitas belajar, metode mengajar, sikap dll
      • Manipulated variable=Suatu gejala penelitian yang menunjukkan adanya perubahan karena dikendalikan atau dimanipulasi atau direkayasa oleh peneliti.
      • •Misal: variabel penelitian akan berubah dengan jalan memanipulasi metode mengajar / kondisi belajar.

Variabel (2)

1.Variabel BebasIndependent variable = Disebut variabel antecendent ,

•yang diperkirakan oleh peneliti menjadi penyebab munculnya atau berubahnya vatiabel terikat .

2.Variabel Terikat Dependent variable= •Disebut sebagi variabel qonsequent

•Varibael yang terjadi atau muncul atau berubah karena mendapat pengaruh atau disebbakan oleh variabel bebas

Dinamika Variabel :

  • Intelengensia, prestasi belajar, solidaritas sosial, sikap, kecemasan, agresi, variabel yang dapat berubah-ubah.

ALTERABLE or CHANGABLE VARIABLE

  • Jenis kelamin, tempat kelahiran, agama, pendidikan, dll. Contoh dari variabel yang sifatnya dinamikan tidak dapat diubah.

UN –ALTERABLE VARIABLE

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s