pemograman linier

BAB I

PENDAHULUAN

 

 

1.1       Latar Belakang

Berkembangnya suatu perusahaan industri dibidang manufaktur, dituntut untuk menghasilkan berbagai macam produk yang berkualitas. Perusahaan tersebut ingin mengambil suatu keputusan guna menyelesaikan permasalahan optimasi demi mendapatkan keuntungan yang optimal. Proyek yang sedang dijalankan perusahaan tersebut memiliki beberapa kendala. Kendala yang dihadapi perusahaan tersebut berhubungan dengan sumberdaya. Keterbatasan akan sumberdaya menuntut perusahaan tersebut untuk menghasilkan produk yang inovatif, berkualitas serta bernilai tinggi. Perusahaan tersebut berupaya meminimalisir terutama sumberdaya biaya. Untuk mendukung permasalahan tersebut digunakanlah metode pemograman linier.

Pemograman linier suatu cara matematis yang digunakan untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pengalokasian sumberdaya yang terbatas untuk mencapai optimasi, yaitu memaksimumkan atau meminimumkan fungsi tujuan yang bergabung pada sejumlah variabel input. Penerapan program linear banyak diterapkan dalam masalah ekonomi, industri, sosial dan lain-lainnya, misalnya periklanan, industri manufaktur (penggunaan tenaga kerja kapasitas produksi dan mesin), distribusi dan pengangkutan, dan perbankan (portofolio investasi).

Pengaplikasiannya adalah pada lemari tangga. Karena lemari tangga banyak diminati oleh konsumen yang kebanyakan memiliki rumah yang minimalis. Serta dengan adanya ketetapan pada perusahaan tersebut mengenai terbatasnya sumberdaya dituntut pada produk inovatif dapat menghasilkan keuntungan optimal. Harapannya adalah perusahaan menginginkan mendapatkan keuntungan yang optimal dari produk inovasinya tersebut serta meminimumkan biaya produksi serta produk lemari tangga dapat bersaing dengan perusahaan manufaktur lainnya.

 

1.2       Perumusan Masalah

Perumusan masalah dibuat untuk merumuskan permasalahan pada study kasus yang dibuat. Berikut ini rumusan masalaha pada lemari tangga.

Bagaimana menentukan jumlah produk yang harus diproduksi untuk memaksimumkan keuntungan.

 

1.3       Pembatasan Masalah

Pebatasan masalah dibuat untuk tidak terjadi penyimpangan dalam permasalahan yang dibuat. Berikut ini adalah batasan masalah pada lemari tangga.

  1. Produk yang dibuat hanya lemari tangga.
  2. Minimal terdapat hanya 1 subassembly.
  3. Pengolahan data menggunakan metode grafik dan metode simplek.
  4. Pengolahan software menggunakan WINQSB.

 

1.4       Tujuan Penulisan

Tujuan penulisan dibuat untuk menjawab kesimpulan dari permasalahan yang dibuat. Berikut ini adalah tujuan penulisan pada lemari tangga.

  1. Mengetahui banyak produk x1 dan x2 yang diproduksi untuk mencapai keuntungan maksimum dengan menggunakan metode grafik dan metode simplek.
  2. Mengetahui keuntungan maksimum dengan menggunakan metode simplek.
  3. Mengetahui proyek lemari tangga layak atau tidak.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s